='RSD' type='application/rsd xml'/> PT METALOGIC INFOMITRA KONSULTAN SOFTWARE

Rabu, 06 Agustus 2014

Software Bajakan Di Indonesia Merajalela



Indonesia Gudangnya Software Bajakan, peredaran software bajakan di Indonesia semakin meluas pasarannya, penggunaan software tidak berlisensi adalah masalah terbaru yang harus mendapatkan penanggulangan secara serius karena bisa merugikan produsen software yang asli dan juga merugikan konsumen itu sendiri.

Sepanjang Tahun 2014 diperkirakan 85% software yang beredar di Indonesia adalah bajakan dan tidak mempunyai izin edar (ilegal), semantara itu hanya sedikit konsumen yang mau menggunakan software asli berlisensi. Dampak kerugian materiil juga sangat besar yaitu sekitar Rp 18 Trilliun / tahun, kebanyakan orang tidak tahu dan tidak paham " apa yang terpasang didalam sistem komputer mereka ". Yang diketahui konsumen hanyalah :
  1. Komputernya hidup
  2. Programnya bisa dijalankan
  3. Biayanya Murah.
Meningkatnya kesejahteraan negara negara berkembang semakin meningkat juga penggunaan komputer pribadi di masyarakat, kebanyakan software yang dipergunakan di komputer pribadi adalah software ilegal. Perbedaan software bajakan dan software berlisensi bisa dikatakan gampang gampang susah / serupa tapi tak sama. Ciri ciri software original bisa dilihat dengan adanya menu update service yang data mengupdate database atau sistem dari software original tersebut dan menyebabkan adanya perubahan logika yang bisa disusupi seperti virus / malware atau yang lebih dikenal dengan istilah "BUGS".

Bagi para teknisi IT, banyak juga yang tidak mau mengambil resiko dengan menggunakan software bajakan, resiko yang bakal dihadapi adalah resiko kehilangan database. Menurut pandangan para praktisi IT ada beberapa resiko yang bakal dihadapi apabila menggunakan software bajakan.
  1. Software Bajakan Gampang Terinjeksi Virus / Malware hasil penelitian 1 dari 3 PC yang terinstalasi software bajakan sudah dipastikan bisa disusupi virus dan sifat virus tersebut yaitu dengan melakukan pencurian data informasi mengenai data pengguna, rekening bank dan data data penting lainnya.
  2. Berdampak Buruk Bagi Fungsi PC ketidak cocokan program aplikasi basic dan tidak tersedianya fitur update mengakibatkan software tersebut mengalami penurunan performa serta kinerja PC, akibatnya umur PC juga bisa tidak awet.
  3. Berdampak Seringnya Service PC penggunaan software bajakan biasanya dikarenakan software bajakan lebih murah, tapi hal ini bisa berbanding terbalik yang dikarenakan oleh ketidakcocokan tool atau alat yang digunakan komponen original dengan yang bajakan pasti sangatlah berbeda. Dan untuk mengakali perbedaan tersebut biasanya seorang IT melakukan sedikit modifikasi program supaya cocok. Walaupun program bisa berjalan, tetapi program tersebut tidak berada di vakum dan ukurannya, hal ini bisa menyebabkan kerusakan rutin pada tools tersebut.
Kenyataan yang terjadi dilapangan dapat disimpulkan bahwa sampai saat ini masih banyak penggunaan PC yang menggunakan software bajakan padahal sangatlah jelas, software bajakan banyak mengandung virus / malware. Data penilitian menunjukkan dari tahun ke tahun, Indonesia mengalami peningkatan penggunaan software bajakan / ilgal. Mulai saat ini stop beranggapan harga software bajakan lebih murah dan perbandingan kualitasnya tidak jauh berbeda dengan software berlisesnsi asli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar